Minggu, 11 Mei 2014

Pertemuan ke 10-KEPUTUSAN HARGA

Resume perkuliahan pertemuan ke 10 tanggal 05 Mei 2014

MANAJEMEN PEMASARAN JASA PENDIDIKAN

Assalamualaikum Wr.Wb….. resume perkuliahan MANAJEMEN PEMASARAN JASA PENDIDIKAN dengan tema materinya adalahhhh….. KEPUTUSAN HARGA. Check this outtt…

“KEPUTUSAN HARGA”
Harga merupakan sejumlah nilai atau uang yang dikenakan terhadap suatu produk yang berupa barang maupun jasa.
Pertimbangan dalam Harga meliputi dua faktor, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal terdiri dari tujuan pemasaran, strategi bauran pasar, biaya, dan pertimbangan organisasi. Sedangkan faktor eksternal terdiri dari pasar, persaingan, dan faktor lainnya yang dapat berupa ekonomi, penjualan, serta pengembalian.
Menentukan Kebijakan Penetapan Harga terdiri dari :
a.       Tujuan
b.      Permintaan
c.       Biaya
Pendekatan Penetapan Harga, yaitu termasuk price celling dan price floor yang meliputi berbagai macam aspek, yaitu :
a.       Permintaan di sasaran pasar
b.      Strategi bisnis dan pemasaran
c.       Perbedaan produk
d.      Harga pesaing
e.       Biaya barang pengganti (substitusi)
f.       Biaya barang produksi
Pendekatan Penetapan Harga terdiri dari :
a.       Cost based pricing, yaitu menambah laba terhadap biaya produk
b.      Value based pricing, yaitu menetapkan harga berdasarkan persepsi pembeli terhadap suatu nilai dibandingkan dengan biaya penjual
c.       Competition based pricing, yaitu menetapkan harga berdasarkan harga yang ditetapkan pesaing untuk jenis produk yang serupa
d.      Break even analysis and target profit pricing, yaitu menetapkan harga untuk mencapai titik impas dalam membuat dan memasarkan produk atau memasarkan harga dalam mencapai target

Strategi Penetapan Harga Produk Baru terdiri dari :
a.       Market skimming pricing, yaitu menetapkan harga yang tinggi untuk produk baru untuk mendapatkan pendapatan maksimum dari segmen yang berkeinginan untuk membayar
b.      Market penetration pricing, yaitu menetapkan harga yang rendah untuk produk baru untuk menarik banyak pembeli dan pangsa pasar yang besar

Strategi Penyesuaian Harga terdiri dari :
a.       Diskon
b.      Harga yang berbeda
c.       Harga yang menyesuaikan pada psikologi pembeli
d.      Harga promosi
e.       Harga internasional
f.       Harga lokasi

A.    Penetapan Harga Diskriminasi :
a.       Segmen pelanggan
b.      Bentuk produk
c.       Lokasi
d.      Waktu
B.     Penetapan Harga Psikologi :
a.       Lebih menarik
b.      Nilai lebih baik
c.       Psikologi harga

C.    Penetapan Harga Promosi :
a.       Supermarket
b.      Event special
c.       Diskon
d.      Pembiayaan bunga rendah
e.       Pembayaran jangka panjang
f.       Garansi dan pelayanan
g.      Diskon psikologis

Pertimbangan dasar keputusan harga untuk dipasarkan di luar negeri meliputi apakah harga mencerminkan kualitas, apakah harganya kompetitif, apakah perusahaan harus menjalankan market simming dan market penetration, tipe diskon, segmen yang berbeda dengan harga, keputusan harga yang harus diambil,  apakah harga yang ditetapkan sesuai dengan kebijakan pemerintah, serta hokum dumping.
Market holding merupakan strategi yang sering digunakan oleh perusahaan yang ingin mempertahankan pangsa pasar. Dalam pasar global terjadi karena fluktuasi nilai mata uang yang menyebabkan harus diadakannya penyesuaian harga.
Pengaruh Lingkungan terhadap Keputusan Harga :
a.       Fluktuasi nilai mata uang
b.      Klausuf nilai tukar
c.       Penetapan harga di wilayah yang mengalami inflasi
d.      Campur tangan dan subsidi pemerintah
e.       Perilaku pesaing
f.       Hubungan harga dan kualitas
Transfer pricing merupakan penetapan harga dari produk atau jasa yang dibeli atau dijual  oleh unit operasi atau divisi dari perusahaan.
3 Pendekatan Alternatif :
a.       Cost based transfer pricing
b.      Market based transfer pricing
c.       Negotiation transfer pricing




Pertemuan ke 10-KEPUTUSAN HARGA

Resume perkuliahan pertemuan ke 10 tanggal 05 Mei 2014

MANAJEMEN PEMASARAN JASA PENDIDIKAN

Assalamualaikum Wr.Wb….. resume perkuliahan MANAJEMEN PEMASARAN JASA PENDIDIKAN dengan tema materinya adalahhhh….. KEPUTUSAN HARGA. Check this outtt…

“KEPUTUSAN HARGA”
Harga merupakan sejumlah nilai atau uang yang dikenakan terhadap suatu produk yang berupa barang maupun jasa.
Pertimbangan dalam Harga meliputi dua faktor, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal terdiri dari tujuan pemasaran, strategi bauran pasar, biaya, dan pertimbangan organisasi. Sedangkan faktor eksternal terdiri dari pasar, persaingan, dan faktor lainnya yang dapat berupa ekonomi, penjualan, serta pengembalian.
Menentukan Kebijakan Penetapan Harga terdiri dari :
a.       Tujuan
b.      Permintaan
c.       Biaya
Pendekatan Penetapan Harga, yaitu termasuk price celling dan price floor yang meliputi berbagai macam aspek, yaitu :
a.       Permintaan di sasaran pasar
b.      Strategi bisnis dan pemasaran
c.       Perbedaan produk
d.      Harga pesaing
e.       Biaya barang pengganti (substitusi)
f.       Biaya barang produksi
Pendekatan Penetapan Harga terdiri dari :
a.       Cost based pricing, yaitu menambah laba terhadap biaya produk
b.      Value based pricing, yaitu menetapkan harga berdasarkan persepsi pembeli terhadap suatu nilai dibandingkan dengan biaya penjual
c.       Competition based pricing, yaitu menetapkan harga berdasarkan harga yang ditetapkan pesaing untuk jenis produk yang serupa
d.      Break even analysis and target profit pricing, yaitu menetapkan harga untuk mencapai titik impas dalam membuat dan memasarkan produk atau memasarkan harga dalam mencapai target

Strategi Penetapan Harga Produk Baru terdiri dari :
a.       Market skimming pricing, yaitu menetapkan harga yang tinggi untuk produk baru untuk mendapatkan pendapatan maksimum dari segmen yang berkeinginan untuk membayar
b.      Market penetration pricing, yaitu menetapkan harga yang rendah untuk produk baru untuk menarik banyak pembeli dan pangsa pasar yang besar

Strategi Penyesuaian Harga terdiri dari :
a.       Diskon
b.      Harga yang berbeda
c.       Harga yang menyesuaikan pada psikologi pembeli
d.      Harga promosi
e.       Harga internasional
f.       Harga lokasi

A.    Penetapan Harga Diskriminasi :
a.       Segmen pelanggan
b.      Bentuk produk
c.       Lokasi
d.      Waktu
B.     Penetapan Harga Psikologi :
a.       Lebih menarik
b.      Nilai lebih baik
c.       Psikologi harga

C.    Penetapan Harga Promosi :
a.       Supermarket
b.      Event special
c.       Diskon
d.      Pembiayaan bunga rendah
e.       Pembayaran jangka panjang
f.       Garansi dan pelayanan
g.      Diskon psikologis

Pertimbangan dasar keputusan harga untuk dipasarkan di luar negeri meliputi apakah harga mencerminkan kualitas, apakah harganya kompetitif, apakah perusahaan harus menjalankan market simming dan market penetration, tipe diskon, segmen yang berbeda dengan harga, keputusan harga yang harus diambil,  apakah harga yang ditetapkan sesuai dengan kebijakan pemerintah, serta hokum dumping.
Market holding merupakan strategi yang sering digunakan oleh perusahaan yang ingin mempertahankan pangsa pasar. Dalam pasar global terjadi karena fluktuasi nilai mata uang yang menyebabkan harus diadakannya penyesuaian harga.
Pengaruh Lingkungan terhadap Keputusan Harga :
a.       Fluktuasi nilai mata uang
b.      Klausuf nilai tukar
c.       Penetapan harga di wilayah yang mengalami inflasi
d.      Campur tangan dan subsidi pemerintah
e.       Perilaku pesaing
f.       Hubungan harga dan kualitas
Transfer pricing merupakan penetapan harga dari produk atau jasa yang dibeli atau dijual  oleh unit operasi atau divisi dari perusahaan.
3 Pendekatan Alternatif :
a.       Cost based transfer pricing
b.      Market based transfer pricing
c.       Negotiation transfer pricing




Sabtu, 03 Mei 2014

Waralaba (Franchising)

WARALABA (FRANCHISE)
Definisi Waralaba (Franchise)
Apa itu bisnis waralaba atau yang sering kita dengar dengan istilah franchise yang sedang berkembang di Indonesia? Waralaba merupakan sistem pemasaran yang memberikan kesempatan bagi suatu badan usaha lain dengan cara menduplikasikan usahanya secara mandiri terutama dalam barang yang akan didagangkan serta keuntungan dari hasil penjualannya, atau dengan kata lain waralaba merupakan usaha yang dijalankan dengan bekerja sama dengan suatu pihak dan keuntungannya dibagi adil berdasarkan kesepakatan bersama di awal.
Proses Usaha Waralaba (Franchise)
Usaha atau bisnis waralaba membooming dan menjadi kunci utama aktivitas perekonomian di Indonesia saat ini. Mengingat prosesnya yang mudah seperti dicontohkan sebagai berikut : Terdapat seorang pengusaha yang membangun perusahaan dalam bidang barang ataupun jasa, lalu sang pengusaha tersebut mencari mitra atau partner usaha yang ingin memasarkan produk dan menyediakan lokasi usaha, setelah itu kedua belah pihak membuat kesepakatan mengenai sistem kerja serta pembagian hasil (keuntungan), misalnya berkisar antara 70 : 30 atau sebagainya.
Jenis-jenis Usaha Waralaba (Franchise)
1.      Waralaba Produk
Pabrik memberikan wewenang kepada franchisee (penerima waralaba) untuk mendistribusikan produk oleh produsen dan memungkinkan sang pemilik untuk menggunakan nama dan merk dagang yang dimiliki produsen dan franchisee harus membayar biaya serta membeli persediaan minimum saham dengan berimbalkan hak. Contoh : Goodyear, dan lain sebagainya.
2.      Waralaba Format Bisnis
Jenis waralaba ini menjalankan usaha dengan menggunakan nama dan merk dagang perusahaan, dan perusahaan member bantuan kepada pemilik usaha dalam mengelola bisnisnya, lalu franchisee membayar royalti sebagai imbalan. Contoh : Pecel Lele Lela, Domino Pizza, dan lain sebagainya.
3.      Waralaba Pabrik
Yaitu waralaba yang menyediakan pabrik untuk memproduksi produk dan menjualnya dengan menggunakan nama dan merk franchisor (pemberi waralaba) dan merk dagangnya. Contoh : Coca Cola, dan lain sebagainya.
4.      Waralaba Manajemen
Farnchisee menyediakan ahli manajemen serta prosedur untuk menjalankan usaha. Contoh : manajemen dari bisnis Hilton, dan lain sebagainya.
Kelebihan Usaha Waralaba
1.      Tidak selalu harus menyediakan tempat usaha
2.      Memiliki banyak waktu luang
3.      Terjalinnya kerja sama di berbagai tempat yang membuat produk menjadi lebih dikenal publik.
4.      Resiko kegagalan lebih kecil
5.      Mendapat berbagai bantuan usaha
Kelemahan Usaha Waralaba
1.      Fokus pada konsep franchisor
2.      Mahalnya biaya
3.      Berpotensi adanya konflik
4.      Adanya persaingan reputasi secara bersamaan

Jumat, 11 April 2014

Brand - Pertemuan ke Tujuh

Resume perkuliahan pertemuan ke 7 tanggal 07 April 2014
MANAJEMEN PEMASARAN JASA PENDIDIKAN
            Assalamualaikum Wr.Wb….. resume perkuliahan perkuliahan MANAJEMEN PEMASARAN JASA PENDIDIKAN dengan tema materinya adalahhhh…..”BRAND”. Check this outtt…

“BRAND”
Brand merupakan sesuatu berupa nama, kata, atau gambar yang mewakili identitas, produk, serta visi misi. Peran brand disini adalah supaya semua orang tahu produk yang dijual dan bisa membedakannya. Berikut adalah tahap-tahap penentuan brand, yaitu :

1.      Melihat produk yang ingin dijual
2.      Siapa yang akan membeli
3.      Melihat harga
4.      Berdasarkan pada orang yang merintis
5.      Berdasarkan tahun berdiri
6.      Berdasarkan lokasi
7.      Berdasarkan nama dan produk
8.      Keunikan pada nama produk
9.      Berdasarkan pada benda-benda tertentu
10.  Berdasarkan sifat
11.  Berdasarkan rasa
12.  Berdasarkan testimony
13.  Berdasarkan warna
14.  Berdasarkan bentuk huruf
15.  Penggabungan antara tulisan dan gambar
16.  Berdasarkan pada symbol
17.  Terdapat masa dalam merk (digunakan sepanjang waktu atau hanya pada waktu tertentu)
18.  Berdasarkan pada ukuran



Sabtu, 29 Maret 2014

Pertemuan Keenam Marketing Mix

Resume perkuliahan pertemuan ke 6 tanggal 24 Maret 2014
MANAJEMEN PEMASARAN JASA PENDIDIKAN
            Assalamualaikum Wr.Wb….. resume perkuliahan perkuliahan MANAJEMEN PEMASARAN JASA PENDIDIKAN dengan tema materinya adalahhhh…..MARKETING MIX. Check this outtt…

Lanjutan Komponen Marketing Mix
A.    Orang (people)
Orang disini dimaksukan pada para karyawan, penyedia jasa, atau orang-orang yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam proses pelayanan.
1.      Karyawan
2.      Manajemen
3.      Budaya
4.      Pelayanan pelanggan (Customer service)

B.     Proses (Process)
Proses adalah kegiatan yang menunjukkan bagaimana pelayanan diberikan kepada konsumen selama melakukan pembelian barang. Pengelola usaha melalui front liner sering menawarkan berbagai macam bentuk pelayanan untuk tujuan menarik konsumen.
1.      Apakah proses yang dilakukan relevans untuk industri jasa atau tidak?
2.      Bagaimana melayani konsumen?
3.      Bagaimana orang mengkonsumsi layanan?
4.      Apakah proses yang dilakukan mereka dapat dilalui untuk memperoleh layanan?
5.      Dimana mereka menemukan ketersediaan layanan?








C.    Lingkungan Fisik (Physical Environment)
Lingkungan fisik merupakan keadaan atau kondisi yang di dalamnya termasuk suasana. Keadaan lingkungan fisik sangat menentukan komunikasi pemasaran itu berhasil atau tidak, sebab lingkungan juga memiliki peranan penting dalam bisnis atau perusahaan. Konsumen akan merasa puas dengan membeli produk kita dengan keadaan dan kondisi lingkungan yang kondusif.


1.      Kepintaran
2.      Susunan proses/tahapan
3.      Tatap muka
4.      Kenyamanan
5.      Fasilitas



D.    Pembauran pasar
Terkecuali pada campuran-campuran berikut ini :
1.      Tipe produk
2.      Target pasar
3.      Struktur pasar
4.      Perilaku pesaing
5.      Isu global – budaya/ agama, dan lain-lain
6.      Posisi pemasaran
7.      Portofolio produk

Unsur-unsur marketing mix tidak hanya terdiri dari produk, tempat, harga, promosi,  orang, proses, dan lingkungan fisik tetapi terdapat pula KEKUATAN (POWER)  dan HUBUNGAN MASYARAKAT (PUBLIC RELATION). 2 komponen tersebut berasal dari perkembangan zaman yang ada. Oleh karena itu, komponen-komponen Marketing Mix diperluas.